Maraknya Kasus Pembobolan Dana di Lazada dan Tokopedia

Maraknya Kasus Pembobolan Dana di Lazada dan Tokopedia

pencurian atm pembobolan uang dana lazada
Maraknya Kasus Pembobolan Dana Online Shop, Pencurian Uang ATM Sudah Terjadi di Tokopedia dan Lazada. 

PENGGUNA toko online khususnya dalam hal ini adalah Tokopedia atau Lazada wajib berhati-hati. Bukan, bukan tentang penipuan, ini lebih parah lagi kasusnya.

Sebelumnya, bukan untuk mencemarkan nama baik pihak manapun, justru seharusnya bisa jadi introspeksi buat perusahaan sebesar mereka-mereka pada yang mudah kecolongan. Simak juga Jam dan Hari Kerja Kantor Pengambilan Barang JNE.

Seorang pengguna mengalami kejadian pembobolan dana di Lazada, kasus ini adalah kesekian kalinya setelah beberapa minggu yang lalu salah satu akun seller di Tokped mengalami hal yang sama.

Saya kutip kronologi dari kejadian yang korban alami tanpa perubahan. 

Bermula dari 3 April 2016 lalu jam 23.00 WIB ia menerima pesan singkat SMS konfirmasi dari Bank Danamon dimana tempat dia menyimpan uang dan kartu kredit dari bnk tersebut ia gunakan di Lazada untuk berbelanja sang istri.

Merasa tak menggunakan untuk belanja, ia kemudian bertanya kepada sang istri apakah benar doi membeli barang. Setelah memastikan ,akun Lazada milik doi di-hack oleh orang tidak bertanggung jawab.

Lantas ia panik, lalu mengecek saldo malam itu uang ludes Rp 500ribu untuk dibelanjakan dua kali. Sayangnya, Customer Service pelayanan Lazada tidak sampai 24 Jam, alhasil ia cuma kirim email penjelasan bahwa akun miliknya dibobol oleh orang lain.

Tak cuma Lazada, dia juga mengkonfirmasi pada pihak Bank Danamon diwakili oleh Agung dengan nomor laporan GC1347, bahwa kartu kredit miliknya dalam bahaya karena dicuri orang.

Sebagai tambahan:
*Kartu Danamon miliknya saat itu tidak bisa digunakan, pelaku membelanjakan sejumlah barang dengan memakai data dari kartu kredit lain di Bank Mega, yang notabene milik mertuanya.

*Korban tidak bisa mengakses akun Lazada karena semua data baik email maupun password telah diganti oleh pelaku, sedangkan kartu kredit masih terpasang rapi.

*Bank Mega dan mertuanya lakukan kontak melalui telepon konfirmasi agar proses transaksi dan proses pembelian barang dari pelaku disanggah (ditangguhkan), saat itu juga dilayani.

Besoknya, Lazada membalas email dengan jawaban yang template 'Akan diinvestigasi lebih lanjut'. Korban sudah meminta sambil memohon agar akun dibekukan sementara untuk menghindari lebih banyak uang yang hangus, tapi sayangnya Lazada hanya menjawab 'Dalam proses penyelidikan'.

Selama 'dalam proses penyelidikan' Lazada itu uang terus mengalir keluar dari kartu kredit milik korban, proses transaksi terus berjalan dilakukan pelaku hingga dana transasi yang tadinya 500ribu kini menjadi 30 juta rupiah.

Korban pun lantas langsung konfirmasi pihak Lazada bahwa ia tak lakukan transaksi barang apapun, namun --bad respons-- jawaban mereka tetap 'dalam proses investigasi'.

Lebih konyol lagi saat ia berkali-kali mengatakan kepada Lazada bahwa itu bukan dia yang transaksi, tapi mereka tetap kirim barang pada pelaku.

Beberapa hari kemudian korban mendapat balasan email dari Lazada kalau proses transaksi telah disanggah dan barang yang sudah dikirim ke pelaku ya harus direlakan mau tidak mau, kacau men.

Ia merasa udah ikutin aturan main yang benar dan tepat sampai beberapa kali meminta konfirmasi kedua belah pihak baik Lazada maupun Danamon, hingga bukti percakapan dan data-data pelaku dilampirkan.

Sampai saat ini polres Jember masih mengejar pelaku, karena memang dia tinggal di kota tersebut sesuai alamat transaksi yang tercantum.

pencurian atm pembobolan uang dana lazada


Beberapa barang yang dibelanjakan pelaku antara lain 

*Nikon D3300 Camera seharga Rp, 5.199.000,-
*A & V Wine Shisha - Rp 367.000,-
*Sepatu Catenzo Kets Sporty - Rp 197,000
*Eleaf iKiss Rkok Elektrik - Rp 186,400
*Xiaomi Yi Action Camera - Rp 961,000
*Bcare Action Camera - Rp 648,600
*Xiaomi Redmi Note 2 - Rp 2,000,000
*Refurbished Apple iPhone 5 32GB - Rp 2,713,700
*ASUS Zenfone 6 A600CG - Rp 2,880,500

Dan masih banyak lagi transaksi lainnya yang mencapai puluhan juta.

pencurian atm pembobolan uang dana lazada

Kabarnya, komplotan pembobol toko online sebesar Tokopedia dan Lazada ini sudah marak dimana-mana, bulan lalu korban lain di tokped uangnya ludes dengan cara yang sama, yaitu dibobol dengan awal mula akun diganti data email dan kata sandinya!

Pesan moral, jangan pernah lagi menyimpan uang dan data-data kartu kredit di toko online manapun apalagi dengan nominal puluhan juta.

Kita bisa pelajari juga Cara Menarik Semua Dana dari Tokopedia, sekarang mending kita angkut semua saldo yang tersimpan di Internet sebelum raib sia-sia. Jadikan pelajaran, bahwa website sebesar Lazada masih bisa dibobol dan pelayanannya yang menyebalkan. (http://www.kibezine.com).*

Maraknya Kasus Pembobolan Dana di Lazada dan Tokopedia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Tony

1 comments:

Click here for comments
08:55 ×

saya juga barusan kemarin (13 juli 2016), akun lazada saya dibajak dan ada transasi pembelian hp senilai 1.942.000 dengan CC saya.
untungnya saya mendapatkan notifikasi dan segera mengecek akun dan bisa komplain live chat dengan CC LAZADA untuk pembatalan transaksi.
berikut ini alamat asing yg ada di akun saya.
Wendi
085742904398
Dusun Bejagan No. 24 Rt. 02 Rw. 05 Comal Pemalang Jawa Tengah

Selamat glassteraShop dapat PERTAMAX...! Silahkan antri di pom terdekat heheheh...
Balas
avatar
admin
Terima kasih sudah berkomentar